Morfem sekarang di morfemband.wordpress.com

Page ini sudah tidak aktif. Info terbaru tentang morfem silahkan klik—> http://morfemband.wordpress.com/

Morfem Gigs: Menjajal Hard Rock Cafe, Traxmagz Plug N Play

Tiga hari setelah tampil di welcoming stage Stone Temple Pilots, kita di undang untuk berlaga di Hard Rock Cafe Jakarta. Pada hari Rabu 16 Maret 2011, Trax Magazine menggelar Plug N Play. Sebuah acara yang menampilkan musisi-musisi yang di beritakan di majalah Trax bulan ini. Malam itu bukan hanya penikmat musik yang hadir di Hard Rock Cafe. Para pengunjung reguler pun telah bercengkrama di setiap sudut  cafe. Dan uniknya musisi yang tampil pun mewakili warna yang sangat beragam. Dari Morfem yang Fuzzy, Bayu Risa dan Marcell Siahaan dengan Popnya, Ronald Extravaganza yang bertransform menjadi Rocknal, dan jannu dengan nuansa J-popnya. Hayo gimana caranya agar penikmat musik terhibur dan pengunjung reguler tidak kabur di suguhi penampilan kita. tantangan yang menarik :)  

Sesampainya di Hard Rock ternyata ada ritual wall of fame ala Traxmagz Plug N Play. Sedang siap-siap berpose, Pandu dan Bram justru melakukan gerak-gerik absurd. Alhasil photo wall of fame kita jadi seperti ini ha ha.

Sesampainya di lantai dua, kita bertemu dengan Ronald. Doi bener-bener telah bertransformasi menjadi Rocknal. Tshirtnya bergambar Alm Munir. Ketika show, berorasi. Keras. Selamat tinggal Ronaldisco, selamat tinggal Extravaganza.

Bukan hanya pengisi acaranya yang superstar. LO Morfem pun adalah idola kami. Acum vokalis sekaligus Bassist Bangkutaman bertanggung jawab atas flow acara malam itu. Waaahhh

Seperti biasa Morfem datang dengan rombongan kecilnya. Di sebelah Freddie ada Dymust, Teknisi Gitar. Dan Pocil yang bertanggung jawab sebagai teknisi Drum. Wajah-wajah yang optimis.

Yang bertanggung jawab atas kerennya sound system malam itu adalah Wahyu HW. Beliau jugalah yang menata suara nomor akustik Wahana jalan Tikus dan Tidur di manapun di album Morfem/Indonesia.

Mecker Gera, teknisi Bass. Cekatan.

Dan waktunya untuk tampil pun tiba.

Freddie nampak santai, tapi pukulannya keras bukan main

Bram tampil elegan dengan Jazz Bassnya

Gue pun harus berlarian keliling panggung. Untuk mengisi bentuk panggung Hard rock yang tidak lazim

Untungnya pengunjung reguler gak sampai terganggu melihat Pandu yang energetik di panggung

Kalau sound sudah enak, badan pun jadi trance di buatnya. terimakasih banyak buat Wahyu HW. Jarang-jarang main di Hard Rock bisa seenak ini.

Pundu Fuzztoni pun tak bisa terbendung lagi


  • malam ini tidak bisa berdiri lurus. Temanya harus meliuk :)

Kita akhiri malam ini dengan kebisingan yang elegan

Mencengkram dawai dan mengangkat bass tinggi-tinggi. Tinggal di banting aja nih heeeaaaggrrh..

Turun panggung langsung di sambut Bayu Risa. Tugas lo nih buat meng “Adem” kan suasana hahaha…


Usai pentas di wawancara JakTV. Salah satu media yang hadir meliput malam ini. Seperti pentas besar saja yha. Hiiihaaaa…..

JM

Telah Beredar CD MORFEM/Indonesia

Morfem Contact: 0858 11 764 764 (Show’s Booking & CD’s Direct Selling)

Follow Morfem Twitter: @morfem_band

Morfem use:

RADIX guitars

CROOZ Denim from CROOZ Apparel

Photo: Agung Hartamurti Wirawan

Enjoy Pilih Sidang Atau Berdamai Official Video

Directed by: JIMI VS HENRY:

http://www.youtube.com/watch?v=0NwYrrr_y1g&feature=feedf

MORFEM DATANG SEMUA SENANG

Morfem Gigs: Curi Perhatian di Welcoming Stage “Stone Temple Pilots”

By: Jimi Multhazam

Suatu kesempatan emas untuk main di welcoming stage Stone Temple Pilots. Walaupun belum menjadi opening seperti The Flowers. Panggung kecil sebelum pintu masuk pun cukup bisa di maksimalkan. Bagaimana tidak. Kita bisa menarik perhatian ribuan orang yang antri sebelum masuk ke panggung utama. Malam itu, 13 Maret 2011, konser STP di adakan di panggung Jiexpo PRJ. Ribuan orang berbondong datang (rata-rata berumur cukup dewasa). Mulai antri di depan pintu masuk. Bobby Jones, sebuah band bernuansa GNR plus Alternative Rock main di awal acara. 30 menit kemudian mereka turun pentas. Saat yang tepat untuk main. Tapi belum sempat kita set alat, kesempatan emas ini nyaris hilang dari genggaman. 

Read More

Pilih Sidang Atau Berdamai (Official Video)

Directed by Jimi VS Henry

Follow Morfem Twitter: @morfem_band

Telah Beredar CD MORFEM/Indonesia
Morfem contact: 0858 11 764 764 (Show’s Booking & CD’s Direct Selling)
morfem.info@gmail.com

visit:
http://morfem.tumblr.com/
http://jimimulthazam.wordpress.com/

Morfem use:
Radix Guitars
Crooz Denim

MORFEM DATANG SEMUA SENANG

Morfem Gigs: MD Radio Dominator

By: Jimi Multhazam

MD Radio, adalah salah satu dari sedikit Radio yang memutarkan single Morfem. Dan telah mendukung kami dari sebelum merilis album Indonesia. Hal menarik dari MD Radio adalah, ruang kosong di lantai 1nya yang sering di jadikan tempat untuk melangsungkan pertunjukan musik. Kali ini event MD di beri judul Dominator. Di langsungkan hari minggu 26 Februari 2011. Nama yang cukup ngeri untuk event Radio. Dan ini merupakan ke dua kalinya kita main di sana.  Selain Morfem tercatat Seurius, Gangstarasta, dan Kunci yang turut meramaikan suasana. Sebelum kita sampai ke sana gedung MD di ujung Jakarta Timur, seorang kawan melaporkan kalau acara ini sangat ramai di padati penonton. 

Read More

Morfem Interview: Ping Pong+Model+Majalah Hai=The Real POP

By: Jimi Multhazam

Sebelum naik pentas di Release party 20 Februari silam, gue mendapat telephone dari nomor tak di kenal. “Siapa ini yha?”. Setelah gue angkat, ternyata…”Hallo Jim, ini Ryo dari Hai”. Pantesan gue hubungi berkali-kali tidak ada respon. “Lo ganti nomer yha?”. “Yoi, gue udah denger album Morfem tuh, main-main ke Hai lah.” Wah tawaran menarik nih. Akhirnya kita janjian berkunjung tanggal 24. Empat hari kemudian, tanggal 24, gue ngetweets dari accaunt @morfem_band. Berangkat menuju @HaiMagazine. Ternyata tweets gue direply, @HaiMagazine: di tunggu, ada yang bisa main ping pong? Gue pikir nanti buat rubrik chalenge ngadu Ping Pong sama pembaca Hai. Ternyata gue salah duga. 

Read More

Morfem Interview: Obrolan di halaman belakang Rollingstone yang asri

By: Jimi Multhazam

Satu hari setelah Release Party di Eastern Promise, kami di undang wawancara di kantornya Rollingstone Indonesia. 22 Februari 2011. Masih terasa Ephoria konsernya. Otot pundak dan leher agak kaku. Tapi secara diundang Rollingstone, semuanya berubah nyaman. Secara pribadi, wawancara juga termasuk suatu pertunjukan buat gue. Bangunpun gue setel lebih pagi. Langsung berangkat. Sesampainya di Rollingstone kami di sambut wartawan yang sangat Rock tapi taat beribadah. Soleh solihun. Nyedot teh botol dan gorengan racun bentar di depan kantornya (maklum belum sempet sarapan), sekedar menipu lambung. Ngobrol ngalor ngidul tentang penjurian musiknya Soleh di Sukabumi. Lalu kita di ajak ke halaman belakang RS. Untuk memulai wawancara. 

Read More

Morfem Release Party Bagian 2: “Orang Penting dan Album Penting 2011″

By: Jimi Multhazam

Hal kecil yang perlu di perhatikan di Morfem Release Party tgl 20 Februari lalu. Sebuah display panel dengan rangkaian photo 3r bertajuk “Orang Penting dan Album Penting 2011″. Bahkan beberapa pengunjung show yang membeli CD di sana pun langsung di potret dan di display photonya. Apa sih sebenernya Orang Penting dan Album Penting 2011 ini? Sebenarnya “Orang Penting…” adalah bentuk penghormatan kepada orang-orang yang masih membeli CD di tengah maraknya sharing file di tahun ini. Kami mengajak siapapun yang membeli CD “MORFEM/Indonesia” untuk berpose dan mengupload photonya ke fanpage Morfem di facebook. Pada Release party kemarin kita mendisplay beberapa photo yang masuk sebagai pameran bagian pertama. Kelak di akhir tahun 2011, kita akan sertakan semuanya ke dalam Pameran besar “Orang Penting dan Album Penting 2011″. Apapun Profesimu, jika kamu masih memilih CD di tengah trend File Sharing ini. Maka kami nobatkan dirimu sebagai ORANG PENTING.  

Beberapa ORANG PENTING di Indonesia:

Erwin Gutawa, Komposer, Konduktor, bassist, produser musik

Read More

SEKUAT TENAGA UNTUK SAMPAI DISINI !

By: Bramasta J Sasongko

Sejenak setelah beraktivitas bersama anak-anak hari ini, gue kembali mengamati foto-foto dan juga video record release party kemaren. 20 Februari 2011 adalah hari yang bersejarah buat MORFEM. Bisa dibilang dari segala segi persiapan tentu lebih maksimal ketimbang manggung-manggung seperti biasanya.

Di titik ini, gue mengingat kembali ke belakang, flashback!, wwwooooosshhhh…. memutar potongan rekaman dalam ingatan, kebayang proses perjalanan MORFEM dan tercetuslah kalimat:”DAAMNN, kok bisa ya?”

Sudah sampai disini! 

Perhatikan mulut dan urat lehernya, bernyanyi SEKUAT TENAGA untuk MORFEM.

Read More

Morfem Release Party, Bagian Pertama: The Show!

by: Jimi Multhazam

Malam itu tanggal 20 februari. Tahun 2011. Hari minggu. Morfem mengadakan Record Release Party. Merayakan beredarnya album perdana bertajuk “Indonesia”. Yang sudah beredar di sejak 13 Januari 2011. Tempat yang di pilih Eastern Promise. Bar bule bernuansa Belanda, dengan sebuah panggung di halaman belakangnya. Yang tentunya sudah di sulap menjadi concert hall kelas garasi. Eunice Nuh adalah penggagas Release Party malam ini. Dengan team kecilnya bernama H.O.R.E. Malam itu Morfem di buka oleh dua band keren. Suri dan Pal/NTSC.

Setelah Pal/Ntsc turun panggung, MC memanggil Morfem. Freddielah personel pertama yang naik panggung.  

Drum set langsung di hajar habis-habisan olehnya. Tiada ampun.

Selang beberapa bar, Bram inisiatif naik kepanggung. Langsung mencabik basnya.

Sepertinya Pandu gatal melihat Bram dan Freddie larut di atas panggung. Akhirnya Pandu menyusul selang beberapa menit. Langsung menginjak Pedal Wah

Dan….inilah Fuzztoni! Krrrrkkkkkkk Zzzzzzzzt ngiiiiiiiing Wuaaaaaaaaaaaiiiinnnngggggggg

Ketika kebisingan memuncak, saatnya Jimi hadir dan menyapa kerumunan..Hei!!!!

Nomor pertama setelah kebisingan adalah Who Stole My Bike. Di susul Death Kitchen ……

Pada malam itu kita juga membawakan beberapa nomor unrelease seperti Rumah Kita Dermaga dan 2 lagu lagi yang belum sempat di beri judul. Semestinya 3 lagu ini masuk ke album Indonesia. Namun karena keterbatasan waktu, kita memutuskan merelease ke 3 lagu ini di album berikut. Namun di mainkan di release party nampaknya seru juga.


Dan pastinya memainkan beberapa Cover Version dari  Black Sabbath, The Vaselines, Black Flag dan The Velvet Underground yang sudah di poles dengan nuansa MORFEM. Lagu lagu ini cukup membantu kita ketika mencari sound yang tepat untuk Morfem. Dan versi  Morfem dari The Velvet Underground / I’m Set Free adalah cikal bakal sound  yang terdengar di album Indonesia.

Wow, Bram mulai menenteng gitar akustik. Yoa, seperti di album Indonesia kita punya beberapa single akustik yang akan di lantunkan. Wahana Jalan Tikus dan Tidur di Manapun Bermimpi Kapanpun di mainkan. Tapi sela lagu tersebut kami selipkan single lawas the Beatles. What Goes On. Yeah, semua awak Morfem adalah penggemar The Beatles, kecuali Jimi. Sebagai jalan tengahnya kita mainkan the Beatles yang bernuansa Bob Dylan. Cukup adil toh :)

Apakah kamu melihat jimi membawa kertas di photo atas? Yup dia tidak hafal. Itulah salah satu alasan kenapa kami gemar menciptakan dan memainkan lagu sendiri. Sangat malas menghafal lagu orang lain hahaha

Selesai dengan nomer akustik. Kita hajar lagi dengan kebisingan lainnya. Pilih Sidang atau Berdamai

Pada bagian ini kita berhasil mengajak penonton menyanyikan refrain menjadi yel yel panjang. Dilanjutkan dengan Tidur Dimanapun Bermimpi Kapanpun dengan versi electric.

Dan malam ini pun di tutup dengan Gadis Suku Pedalaman. Dan Akhirnyaaaaaa……

Tiada mungkin untuk mu pulaaaaang….

Bram dan Pandu pun berduet di tengah lagu

Dan Pandu Fuzztoni pun tak bisa di hentikan

Ah, baiknya ku tingkahi dengan tarian ala pedalaman. Lalu turun ke Penonton, mengajak mereka menyanyikan refrain…

Jimi: “Ku Spekulasi Kau Bercinta……”

Leonardo (the sun): “Kalo Ngewe Jangan Kedaleman…!!!””

Disambut tawa dan tepuk tangan meriah penonton

Jimi: Ku Spekulasi kau bercinta

Kubil The Upstairs: Dengan Gadis…..yang mana aja deh :D

Hahahaha

Wah ada Shandy Sondoro nih…

Jimi: “Akuuuuuuuu Yeah…..”

Shandy: ” Dengan Gadis Suku Pedalaman!!!”

Kali ini tepuk tangan lebih meriah. Shandy mengeluarkan suara emasnya.

Waaah siapa ini, hmmmm Casandra Masardi…..

Jimi: Ku spekulasi kau bercinta….

Casandra: hi hi hi…

Naik meja untuk melihat suasan lebih luas. lalu lompat kembali ke panggung.

Setelah mengobrak abrik penonton. Sekembalinya ke panggung. Pandu sudah berguling guling dengan Radix Zetanya.

Selang beberapa saat dia sudah melompat ke set drum Freddie. Disusul Bram yang mendarat di kick drum.

Akhirnya Pandu merampas drum Freddie. Freddie pun membalas dengan mengacak-acak box efek Pandu. Dan Jimi membalas dengan gesekan mautnya

Salut untuk semua yang hadir malam ini. Eunice penggagas acara. David Karto dari deMajors. Suri dan Pal/Ntsc sebagai band pembuka. Kawan-kawan jurnalis yang  hadir yang gak bisa gue sebutin satu persatu. Kawan-kawan musisi. Rekan kerja. Teman Tongkrongan. Dan yang pasti penikmat musik Indonesia yang hadir dan membeli album perdana kami.

MORFEM DATANG SEMUA SENANG

Photo 1.2.3.4.5.6.8.10.11.13.14.15.16.17.18.19.20.21.24.28: Dimas Wisnuwardono

Photo 3.7.9.12.25.27 : Shakti Siddarta

photo 26 : Ade Branuza

photo 20,22,23: Chiara Deserina

Telah Beredar CD MORFEM/Indonesia

Morfem Contact: 0858 11 764 764 (Show’s Booking & CD’s Direct Selling)

Follow Morfem Twitter: @morfem_band

Morfem use RADIX guitars