Morfem Radio: live at Clubsky 101.4 Trax FM

Show Berkelas, bonus: “keluguan” penyiar pengganti

Clubsky. Sebuah radio show yang identik dengan dua penyiarnya yang di juluki duo perjaka tampan, Molen Dan Ryo. Mengudara di 101.4 Trax Fm jam 22.00 hingga larut malam. Salah satu segment mereka adalah Webshow, yang menampilkan live band di ruang studio. Sambil ngobrol-ngobrol santai nyeleneh malam hari. Morfem di undang untuk tampil malam.

Tapi sayangnya malam itu formasi Clubsky tidak lengkap. Molen berhalangan. Dan akhirnya harus di gantikan penyiar penganti oriental bernama Koko Leo. Wah pasti ada hal ajaib terjadi nih kalo ada si ngkoh mengudara.

Tanda tanda bakalan absurd adalah ketika dia masuk ke ruang siaran membawa setumpukan print fakta dan tulisan Blog Morfem. Buset. Kapan mau di bacanya tuh. Show sudah berlangsung. Band sudah di depan mata. Kalo gue liat seperti anak SMA mau ujian bawa setumpukan contekan, tapi gak pernah baca buku sebelumnya. Eng…ing….eng :D

Penampilan pertama Morfem di buka dengan lagu kita yang belum rampung. Lalu kita jadikan potongannya itu jingle Clubsky. Seru juga.

Ryo membuka dengan sapa dan obrolan ringan yang renyah. Yoa, dia emang piawai merangkai kata dan suasana. Obrolan pun berlanjut. Twitter selalu di penuhi dengan mention, sms banyak masuk.

 

Beberapa lagu di mainkan. Death kitchen, Pilih Sidang atau berdamai, Tidur dimanapun Bermimpi kapanpun selesai di gelar.

Disela-sela iklan biasanya kita ngejam lagu-lagu apa saja secara offair. Atau Bram suka improve mengikuti lagu yang di radio sambil bercanda mengeluarkan nada-nada nyanyian sekenanya.Ternyata Leo menyaksikan main-main ini dengan takjub.

Obrolan berlanjut. Semua pertanyaan meluncur di dominasi oleh Ryo. Koko Leo tetap memperhatikan dengan tumpukan Print tulisan Blog anak-anak Morfem sambil sekali-kali nyeletuk.

Tiba-tiba Ryo mempersilahkan Leo bertanya. Tumpukan kertas lo udah banyak khan tuh. Ada yang mau di tanyain gak. Leo terdiam sejenak. Lalu tiba-tiba mendapat ilham. Gue mau nanya  satu nih. Kenapa gak Bram aja yang jadi Vokalis? Tadi seru deh waktu improve main. Nah lho. Bram bingung mau jawab apa. Mukanya berubah jadi bingung.

Gue ketawa (seperti gue duga sebelumnya hal ini akan terjadi). Yang lain hanya cengengesan. Terus terang pertanyaan ini sama bodohnya dengan, kenapa Steve Jones gak jadi vokalis di Sex Pistols yha? Atau kenapa gak Dave Grohl aja yang jadi Vokalis Nirvana? Hampir gue melontarkan kalimat ini, tapi karena gue yakin Koko Leo itu gak tau Steve Jones atau bisa jadi dia gak tau siapa Dave Grohl, akhirnya kalimat ini gue simpan buat blog Morfem saja. Gue cuma membantu Bram dengan jawaban, nanti Bram juga punya album solo kok. Gue liat mukanya Koko Leo puas dengan kalimat gue. Hihihih. Kadang ke”luguan” kalo terlalu di eksplore bisa menimbulkan efek “idiot”. Santai, setiap orang punya gaya.

 

Obrolan pun berlanjut seru. Dan akhirnya show di tutup dengan lagu Gadis Suku Pedalaman. Pandu nyolek gue sebelum nyanyi. “Tweets banyak tuh Jim”. Gue tersenyum tanda sepakat. Lalu gue beri kode kepada Freddie dan Bram, untuk bikin improve panjang di bagian narasi.

Lagu pun di mulai. Gitar Pandu meraung. Freddie menghantam membran dengan keras, bram membungkus dengan pilihan nada yang cerdas di Bassnya. Dan gue melolong. Tepat di bagian narasi…gue rangkaikan semua yang gue lihat menjadi lirik baru.

Dari tweets pendengar, sms, avatar twitter mereka….

kawan-kawan yang datang ke studio, bahkan sampe koko Leo dengan ekspresi “lugu” nya…

semua  gue jadikan lirik panjang di bagian narasi.

 

Lalu di selesaikanlah lagu secara noise yang jantan.

Yeah. Ini lah Morfem, dan itulah salah satu dari jawaban gue atas pertanyaan tolol tadi :)

 

MORFEM DATANG SEMUA SENANG

Visit and Follow:

http://twitter.com/morfem_band

http://www.facebook.com/pages/MORFEM

Free Download Morfem 1st single: Gadis Suku Pedalaman

Morfem Booking Contact: Chiara / +62815 1313 05 12

 

  1. melianathalia reblogged this from morfem
  2. morfem posted this
blog comments powered by Disqus